Palangkaraya, kaltengread – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Kalimantan Tengah (Kalteng) membidik kuota program Uji Kompetensi Wartawan (UKW) gratis nasional tahun 2026. Program besutan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PJS ini rencananya akan menyasar 20 provinsi di Indonesia guna mendongkrak profesionalisme jurnalis daerah.
Ketua DPD PJS Kalteng, Deni Liwan, menyatakan apresiasi tinggi terhadap komitmen pusat. Ia menilai program ini merupakan peluang besar bagi wartawan lokal untuk meraih sertifikasi resmi standar Dewan Pers tanpa kendala biaya.
Deni menegaskan bahwa sertifikasi melalui UKW sangat krusial untuk mengukur kompetensi jurnalis. Langkah ini dinilai efektif dalam meningkatkan kualitas berita sekaligus memperkuat integritas insan pers di Kalteng.
“Kami berharap Kalteng dapat masuk dalam kuota 20 provinsi penerima program UKW gratis tahun ini,” ujar Deni, Rabu (10/06/2026).
Optimisme Kalteng didorong oleh kesiapan infrastruktur uji PJS pusat. Saat ini, PJS telah bermitra dengan lembaga uji kompetensi resmi yang ditunjuk Dewan Pers, seperti: Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran dan Universitas Prof. Dr. Moestopo.
Program ini melanjutkan kesuksesan gelombang UKW PJS periode 2024–2025. Sebelumnya, beberapa wilayah telah sukses menggelar UKW mandiri, antara lain: Sumatera Utara, Bangka Belitung, Gorontalo, Bengkulu.
​Keberhasilan provinsi-provinsi tersebut, menjadi pemantik motivasi bagi wilayah lain maupun PJS Kalteng untuk terus memacu kualitas profesi wartawan.
“Semoga momentum ini mampu melahirkan jurnalis Kalteng yang lebih profesional, independen, dan bertanggung jawab, ” pungkasnya (Y5/red).
