Tanjab Barat, kaltengread – Dugaan aksi pengeroyokan menimpa Sekretaris DPC Pro Jurnalisme Media Siber (PJS) Tanjung Jabung Barat sekaligus wartawan Khamparan.com, Eka Rizki Rohman, di lapangan sepak bola Desa Teluk Ketapang, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (25/8/2026).
Insiden tersebut terjadi saat korban berupaya melakukan konfirmasi terkait kerusakan proyek jalan kepada Kepala Desa Teluk Ketapang, Fadli.
Peristiwa bermula ketika Eka mendatangi Fadli untuk menglarifikasi proyek pengaspalan jalan di RT 02 Dusun Ketapang yang retak meski baru berjalan lima bulan. Upaya konfirmasi yang bertujuan memenuhi prinsip keberimbangan berita tersebut berujung perselisihan di lapangan.
Seorang saksi mata di lokasi, Rahim, menyebutkan bahwa korban tiba-tiba diserang oleh oknum perangkat desa dan warga setempat saat sedang meminta keterangan.
“Salah satu wartawan ini mendatangi Kepala Desa Teluk Ketapang untuk meminta keterangan terkait jalan yang baru dibangun sudah mengalami kerusakan. Tiba-tiba salah seorang RT 04, Sekretaris Desa, serta beberapa masyarakat langsung melakukan pengeroyokan,” kata Rahim.
Usai kejadian, Eka langsung menjalani pemeriksaan medis dan visum di Puskesmas Teluk Nilau sebelum menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan tindak kekerasan tersebut ke Polsek Pengabuan.
Ketua DPD PJS Provinsi Jambi, Wahyu Jati, bersama Ketua DPC PJS Tanjung Jabung Barat, Syarwedi, mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kasus ini secara profesional, transparan, dan objektif.
“Biarkan aparat melakukan pemeriksaan secara objektif untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi dan siapa yang bertanggung jawab. Kebebasan pers dan keselamatan jurnalis dalam menjalankan tugas harus tetap dihormati,” tegas Wahyu.
Hingga saat ini, kasus dugaan pengeroyokan jurnalis tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian guna mengumpulkan keterangan saksi serta membuktikan keterlibatan para pihak yang berada di lokasi kejadian. (Rilis/red).
