Jakarta, kaltengread – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) periode 2026–2027 resmi dikukuhkan. Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) III PJS yang berlangsung di Hotel Acacia, Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Pelantikan digelar bersama jajaran pengurus DPD PJS dari berbagai provinsi lain di Indonesia. Agenda nasional ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas insan pers daerah di tengah dinamisnya industri media digital.
Ketua DPD PJS Kalteng, Deni Liwan, menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan momentum besar bagi seluruh pengurus untuk membawa perubahan positif bagi ekosistem pers di Bumi Tambun Bungai.
Menurut Deni, PJS Kalteng berkomitmen penuh untuk melahirkan wartawan yang tidak hanya cepat dalam menyajikan berita siber, tetapi juga profesional, independen, dan berintegritas.
“Keberadaan PJS di Kalteng berorientasi pada peningkatan kompetensi dan kualitas sumber daya wartawan. Kami ingin memastikan seluruh anggota mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi tanpa menanggalkan etika jurnalistik,” ujar Deni usai pelantikan.
Pascapelantikan, jajaran pengurus DPD PJS Kalteng bergerak cepat untuk mengeksekusi berbagai program kerja strategis yang telah disusun. Ia memastikan seluruh pergerakan organisasi akan selalu mengedepankan kepatuhan terhadap anggaran dasar dan rumah tangga.
“Ini adalah amanah besar untuk membesarkan organisasi dan meningkatkan kualitas wartawan di Kalteng,” tambahnya.
Lebih lanjut, PJS Kalteng juga berkomitmen untuk membuka ruang kolaborasi yang luas dengan pemerintah daerah, organisasi profesi sesama pers, dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi ini diharapkan mampu membangun ekosistem media yang sehat dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.
“Kami siap menjaga marwah pers dan memperkuat peran media siber dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, serta bermanfaat bagi masyarakat di tengah tantangan era digital,” pungkasnya. (A1/red).
